B Pendidikan Kota Polis di Yunani Kuno A. Pendidikan Sparta Ketika berusia tujuh tahun, anak lelaki Sparta harus meninggalkan rumah dan tinggal di asrama bersama dengan anak-anak lainnya yang seumurannya. Di sana mereka terus menerus melatih kekuatan fisik dan kemampuan tempur untuk menjadi parjurit yang hebat.
SoalPAS Mata Pelajaran Ekonomi Kelas 11 semester 2. Soal PKN kelas 10 semester 2 Tentang Wawasan Nusantara dalam Konteks NKRI. Soal PKN kelas 10 semester 2 Tentang Ancaman terhadap Negara dan Upaya Penyelesaiannya. Soal Fiqih kelas 11 semester 2 Tentang Syariat Warisan dan Wasiat. Soal Al Qur’an hadits kelas 12 semester 2 Tentang Amar
foto Dok. Internet 1. Bagaimanakah cara kerja Militer di Papua 2. Sistem kerja Militer Apa yang di lakukan di Papua 3. Kapan Sistem
1 BAB I PENGANTAR PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN A. Perkembangan Pendidikan Kewarganegaraan Banyak tuduhan dialamatkan kepada sosok Pendidikan Kewarganegaraan, dan tuduhan itu barangkali juga ada benarnya. Beberapa tuduhan itu antara lain, Pendidikan Kewarganegaraan sering bersifat politis dari pada akademis, lemah landasan keilmuannya,
SpartaPolis Sparta digariskan oleh Lycurgus sekitar 625 SM yang bersifat otokratis militerisme. Badan legislatifnya disebut Eklesia. Untuk mendukung pembentukan kekuatan militer, sejak lahir seorang laki-laki di Sparta telah diawasi oleh negara. Para pemuda harus mengikuti kegiatan keprajuritan.
Sistempemerintahan kebijakan ekonomi dan kebijakan politik pada masa sby. Meskipun pada tahun 2007 nilai tukar Rupiah terhadap USD cukup besar namun karena perekonomian yang berangsur membaik mampu menguatkan kembali nilai tukar yaitu sebesar Rp 9466USD dan pada tahun -tahun selanjutnya hingga tahun 2011 nilai tukar rupiah terhadap USD
dalamtatanan hukum nasional harusnya dilihat dalam kerangka yang luas. Untuk keberhasilan transisi ini, haruslah terbentuk suatu sistem hukum syariah di Indonesia. Oleh karena itu, perlu dipikirkan untuk mengintegrasikan prinsip-prinsip hukum Islam ke dalam sistem hukum di Indonesia. G. Kerangka Teori 1. Van den Berg dalam sebuah
vtAF2. Skip to content Letak geografis yang banyak pegunungan dan teluk menjadikan kota di Yunani terpisah-pisah dan hal ini pula menimbulkan adanya beberapa negara kota atau yang disebut dengan polis yang memiliki kekuasaan sesuai dengan wilayah sekitarnya masing-masing. Diantara polis yang ada Polis Athena dan Sparta merupakan dua polis terkuat di Yunani. Kedua polis ini memiliki sistem pemerintahan yang berbeda, Athena dengan pemerintahan demokrasi sedangkan Sparta dengan pemerintahan militeristik kekuatan militer yang dominan. Untuk lebih jelasnya silahkan baca artikel di bawah ini ! Setelah berlangsungnya Zaman Kegelapam Yunani, periode yang ada diantara periode Mikenai dan periode Klasik disebut periode Arkais. Pada periode Arkais abad 9-6 SM, Yunani mengalami banyak perkembangan dalam bidang tulisan, filsafat, ilmu pasti, seni, ekonomi, politik, dan militer. Pada periode Arkais, banyak negara kota polis menerapkan sistem pemerintahan baru yang berbeda dari sistem pemerintahan monarki yang diterapkan sebelumnya. Sistem baru tersebut di antaranya adalah aristokrasi, tirani, dan oligarki. Ada dua negara kota yang berkembang pesat pada periode Arkais, yaitu Sparta dan Athena. Pemerintahan Sparta dipegang oleh dua orang raja yang sangan absolut dalam memerintah, diberikan secara turun-temurun dalam pemerintahannya. Sparta dikenal sebagai pasukan tempur terhebat yang pernah ada di Yunani. Segala hal diatur dengan sempurna untuk kemudian menjadikan rakyat Sparta menjadi petarung-petarung terhebat, dan membentuk pasukan sempurna. Lelaki menjalani hari-harinya dengan latihan yang amat sangat keras juga brutal untuk membentuk sebuah prajurit yang tangguh, pada masa pertumbuhan rakyat Sparta yang disebut Agoge yang dipercaya sebagai pelatihan terkeras yang pernah dilakukan. Bahkan para wanita di Sparta juga diharuskan untuk melatih kemampuan fisik mereka setidaknya untuk mempersiapkan dan menghadapi proses melahirkan juga untuk bertugas sebagai garis pertahanan terakhir di Sparta dalam menghadapi invasi dari musuh. Pada usia 60 tahun-pun tetap dijadikan pasukan potensial walaupun telah diperbolehkan untuk pensiun. Athena Athena atau Atena adalah ibukota negara Yunani. Athena juga menjadi pusat ekonomi, budaya, dan politik Yunani. Athena atau Athene, juga disebut Pallas Athena atau Pallas Athene dalam mitologi Yunani adalah dewi kebijaksanaan, strategi, dan perang. Menurut legenda, Athena adalah putri kesayangan Zeus, dewa terkuat. Ibunya adalah dewi Metis, yang merupakan dewi pemikiran dan kepandaian, dan terkenal sebagai dewi kebijaksanaan. Athena diberkahi kekuatan oleh ayahnya, kepandaian dan kebijaksanaan oleh ibunya. Kemampuan-kemampuan yang terus dilatih dalam mengembangkan pengetahuan serta kemudian menjadi alhi perang dan strategi ini pun secara berkala membawa banyak kemenangan untuk bangsa ini, walaupun berbeda dengan kemampuan bangsa Sparta yang menitikberatkan pada kemampuan fisik tetapi tidak jarang Athena-pun menang dalam laga.
Peradaban Yunani Kuno Sparta dan Athena – Sebelum membicarakan kebudayaan Yunani, secara singkat kita akan membicarakan kebudayaan Kreta. Bangsa Kreta ini masih termasuk ras Indo-Jerman. Orang yang menyelidiki kebudayaan Kreta adalah Dr. Arthur Evans. Ia berkesimpulan bahwa kebudayaan Kreta berlangsung sekitar 3000 SM; bangsa Kreta membuat makam berbentuk bulat; terdapat peninggalan berupa jambangan vas dari batu yang indah, bekas istana di Knosus, dan Labyrinth tembok berkelok untuk pertahanan. Kebudayaan Kreta berakhir sekitar tahun 1250 SM, mereka terdesak dan akhirnya menyebar ke Palestina disebut orang Philistin. Sebagai penguasa baru di Kreta adalah orang Yunani yang menjadi pangkal kebudayaan Eropa. Daerah Yunani terletak di bagian selatan Semenanjung Balkan yang merupakan kumpulan pulau-pulau di sekitar Laut Eonea, Laut Tengah, dan Laut Aegea. Daerah Yunani di bagian selatan beriklim panas dan sejuk di musim dingin. Wilayah utara beriklim dingin dan bersalju di musim dingin. Daerahnya tandus sehingga penduduknya hidup secara berkoloni, selalu datang dari satu daerah ke daerah lain. Daerah Yunani Utara dan Yunani Tengah dihubungkan oleh pegunungan, sedangkan Yunani Tengah dengan Yunani Selatan dihubungkan dengan Tanah Genting Chorento. Nenek moyang bangsa Yunani termasuk bangsa Indo-Jerman yang mulai masuk ke Yunani sekitar 1100 SM, sebagai penduduk aslinya adalah bangsa Yonia. Bangsa Yunani terpecah menjadi tiga golongan, yakni bangsa Doria, diam di Jazirah Peloponesos, ibu kotanya Sparta; bangsa Yonia, diam di Jazirah Attica dengan ibu kota di Athena; bangsa Aeolia, diam di Yunani Utara dengan ibu kota Olympia dan Delphi. Meskipun terdiri dari berbagai suku bangsa yang tersebar, namun bangsa Yunani dapat dipersatukan oleh adanya kesatuan bahasa, yakni bahasa Yunani; sama-sama memuja dewa Zeus sebagai dewa tertinggi Yunani; adanya olimpiade pekan olahraga setiap empat tahun sekali untuk menghormati Zeus; setiap orang Yunani mengenal cerita kepahlawanan hasil karya Homeros, yakni Ilias dan Odisea; kesatuan upacara nujum yang terkenal di Delphi. Bangsa Yunani Kuno terpecah-pecah dan mendiami kota-kota merdeka yang memiliki pemerintahan sendiri merdeka. Negara kota ini dikelilingi oleh tembok sebagai pertahanan. Pusat pemerintahan yang paling berkembang adalah Polis Sparta dan Athena. Setiap polis mempunyai ciri-ciri sebagai berikut. Otonomi, yaitu memiliki hukum sendiri. Swasembada autarki, yakni mandiri di bidang ekonomi. Kemerdekaan politik. Polis Sparta digariskan oleh Lycurgus sekitar 900 SM yang bersifat otokratis militerisme. Badan legislatifnya disebut Eklesia. Masyarakat Sparta terdiri atas golongan penguasa, dipegang suku Doria; golongan budak dan masyarakat bawah. Suku Laconia dan suku Massina disebut Periciken, peri artinya mengelilingi, ciken artinya mereka. Jadi, mereka yang berdiam mengelilingi suku Doria. Sistem pemerintahan Sparta menurut Lycurgus adalah pemerintahan dipegang oleh dua raja; Eklesia dewan rakyat bertugas menentukan perang, menyetujui rencana undang-undang dan memilih anggota Dewan Ephoroi; Dewan Ephoroi beranggotakan lima orang yang bertugas sebagai dewan pengawas,mengadili raja, dan membantu pemerintahan jika raja berperang; Gerusia Dewan Tua-Tua sebagai penasihat raja; Rakyat Sparta terbagi atas dua golongan, yaitu bangsa Doria sebagai kelas satu, dan golongan militer sebagai golongan istimewa. Polis Athena digariskan oleh Solon tahun 600 SM, bersifat oligarki demokratis pemerintahan yang dipegang bangsawan. Untuk membina demokrasi, Clistenes menciptakan sistem “ostracisme” atau sistem pecahan periuk, yakni jika rakyat mengumpulkan pecahan periuk 1/5 jumlah penduduk maka seorang raja dinyatakan tirani dan dibuang ke hutan selama lima tahun. Jika sudah dapat mengubah sikapnya, ia dapat dikembalikan sebagai raja di Athena. Di Athena tidak ada kasta, semua rakyat sama haknya. Pada tahun 594 SM, Solon membuat UUD yang isinya rakyat dibagi menjadi empat tingkat golongan kaya,agak kaya, tidak terlalu miskin, dan miskin; semua laki-laki yang berumur dapat menjadi anggota Eklesia; larangan perbudakan, ekspor gandum, dan pembatasanhak milik tanah. Susunan pemerintahan Athena sebagai berikut. Kepala pemerintahan disebut archon raja ada sembilan orang. Boule badan mirip dengan parlemen,tugasnya menetapkan seorang menjadi archon, meminta tanggung jawab archon, dan menghukum archon yang bersalah. Badan peradilan dipegang oleh Aeropagusyang mengadili perbuatan yang bertalian dengan pengkhianatan negara dan Haliaea yang mengadili perkara perdata dan pidana yang telah ditetapkan. Athena semakin maju dan menjadi penguasa seluruh Yunani, kecuali daerah Sparta. Dengan adanya Ostraca, kehidupan bernegara semakin tinggi, kesadaran pemimpin untuk mengabdikan diri semakin besar, dan rakyat ikut serta dalam pembelaan negara. Yunani, khususnya Athena, mencapai kejayaannya pada masa Pericles di mana hampir seluruh Yunani di bawah Athena. Perdagangan maju meliputi gandum, anggur, minyak Zaitun, kayu, tembaga, emas, dan perak semua menjadi ekspor negara. Kemajuan lain adalah membangun kuil Parthenon di bukit Acropolis, hak pilih diperluas, Boule harus bersidang empat kali dalam sebulan, dan munculnya ketetapan bahwa sebelum suatu undang-undang berlaku harus dibahas dahulu. Orang Yunani menyembah banyak dewa, antara lain, dewa Zeus dewa tertinggi, beristri dewa Hera; Apollo dewa Seni dan ilmu pengetahuan, Palas Athena dewa kebijaksanaan, Ares dewa perang, Aprodhite dewa cinta dan kecantikan, Hermes dewa perdagangan, serta Pluto dan Hades dewa kematian yang tinggal di neraka, dijaga anjing Cerberus. Masyarakat Yunani Kuno banyak menghasilkan tokoh ilmu pengetahuan. Herodotus, ahli sejarah Yunani yang mengungkap sejarah Mesir Kuno dan menyata-kannya sebagai Hadiah Sungai Nil. Thucydides, ahli sejarah yang menulis Perang Peloponesos. Pythagoras, ahli ilmu pasti dengan dalil Pythagoras jumlah kuadrat kedua sisi segitigasiku-siku sama dengan kuadrat sisi depan sudut siku-sikunya. Archimedes, ahli ilmu alam yang mengemukakan dalil Archimedes bahwa berat bendaterapung sama dengan benda cair yang dipindahkan. Hippocrates, ahli kedokteran yang menulis kitab Aphorismen dan Prognose yang membentangkan mengenai sebab timbulnya penyakit dan cara mengobati. Ia mewariskan sumpah dokter kode etik kedokteran. Homeros, ahli sastra kuno dengan hasil karya Ilias dan Odisea, menceritakan kehidupan rakyat sehubungan dengan agama asli dan takhayul. Aristoteles 427 – 346 SM, mengajarkan filsafat logika. Logika memberi tuntunan dalam mengambil kesimpulan melalui Sumber Disney’s Dunia Pengetahuan yang Mengagumkan Mitos dan Legenda Ahli filsafat Yunani yang terkenal sebagai berikut Socrates 469 – 399 SM, mengajarkan filsafat etika, berpikir bebas dan jujur, sertakebiasaan diskusi dan tanya jawab. Karena dianggap meracuni anak muda, ia dijatuhi hukuman mati tahun 399 SM. Plato 427 – 346 SM, murid Socratesyang menonjol. Ajarannya terpenting adalah ide bahwa dunia yang berdiri sendiri kedudukannya lebih tinggi dari dunia yang kelihatan. Ajarannya tentang negara ditulisnya dalam buku Republica negara yang baik adalah oligarki, cara berpikir yang runtut. Negara yang baik adalah republik konstitusi, dimuat dalam bukunya Politica.[pi] Tagsperadaban yunani kuno pdf, sejarah yunani kuno pdf
Setelah Zaman Kegelapan Yunani periode antara periode Mikenai dan periode Klasik disebut periode Arkais. Pada periode Arkais abad 9-6 SM, Yunani mengalami perkembangan dalam bidang tulisan, filsafat, ilmu pasti, seni, ekonomi, politik, dan militer. Secara tradisional, Olimpiade dimulai pada periode ini 776 SM. Pada periode Arkais, banyak negara kota polis menerapkan sistem pemerintahan baru yang berbeda dari sistem pemerintahan monarki. Sistem baru tersebut di antaranya adalah aristokrasi, tirani, dan oligarki. Ada dua negara kota yang berkembang pesat pada periode Arkais, yaitu Sparta dan Athena. Bangsa Sparta adalah orang-orang yang gila perang dan suka menaklukan daerah-daerah di sekitarnya. Pertama mereka mengaklukan Messenia, lalu Arkadia, lalu Argos, dan dengan demikian menjadikan Sparta berkuasa di Peloponnesos. Sparta menerapkan sistem oligarki, dengan dua raja yang saling berbagi kekuasaan, lima efor yang memegang kekuasaan cukup besar, dan gerousia, yaitu dewan para tetua. Pada akhir abad ke-6 SM, sebuah pemerintahan baru, bangkit. Para penduduk Athena menggulingkan kekuasaan Hippias sang tiran. Seorang pria bernama Kleisthenines menciptakan demokrasi, dan semua orang kecuali wanita, non-warga negara, dan budak berhak memilih sepuluh hakim atau jenderal yang disebut strategos. Setiap warga Athena berhak menjabat posisi ini, seperti misalnya sejarawan Thukidides dan dramawan Sofokles. Namun, Athena ikut campur terhadap kekuasaan Persia di Asia Minor, akibatnya terjadilah perang antara Kekaisaran Persia yang besar, dipimpin oleh Darius I, melawan negara kota Athena yang kecil. Secara luar biasa, pasukan Athena berhasil memenangkan pertempuran yang menentukan di Marathon pada 490 SM. Sepuluh tahun kemudian, Xerxes, putra Darius, berniat membalas kekalahan ayahnya. Xerxes memimpin pasukan besar menuju Yunani. Pada 480 SM, raja Sparta Leonidas bersama sekelompok prajurit menahan pasukan Persia di celah sempit Thermopilai, di Thessalia, selama tiga hari, sebelum akhirnya pasukan Sparta pun dikalahkan. Ini memberi waktu bagi Athena untuk mengevakuasi rakyatnya sehingga rakyat Athena bisa menyelamatkan diri ke pulau Salamis dan Peloponnesos. Persia memaksa orang Thessalia dan Boiotia termasuk Thebes untuk menjadi prajurit Persia. Kota Athena pada akhirnya dengan mudah ditaklukan namun kota itu sudah kosong karena sebagian besar penduduknya sudah melarikan diri. Di bawah pemimpinan jenderal Themistokles dari Athena, pasukan Athena beserta Sparta dan sekutu mereka berusaha menghadapi armada Persia di Salmais. Pertempuran laut yang luar biasa, terjadi di Teluk Saronik, di sana armada Yunani berhasil menghancurkan dan menenggelamkan banyak sekali kapal Persia. Setelah kalah, Xerxes membawa sisa-sisa armada lautnya meninggalkan Yunani. Sementara jenderalnya, bersama sepasukan prajurit, ditinggalkan di Yunani untuk berhadapan dengan pasukan Yunani di darat. Pasukan Yunani sendiri dipimpin oleh jenderal Pausanias dari Sparta. Pada 479 SM, sisa-sisa pasukan Persia diluluhlantakan di Plataia, dan jenderal terbaik Xerxes, Mardonius, terbunuh dalam pertempuran. Kemenangan di Plataia bisa terwujud berkat keberanian, kedisiplinan, dan kehebatan prajurit Yunani, selain juga berkat hoplite infantri berat Yunani dan taktik falanga mereka. Peta Kekaisaran Athena menjelang Perang Peloponnesos. Rakyat Athena kembali ke kota Athena dan mulai membangun kembali kota mereka. Mereka mengembangkan armada laut yang tangguuh, dan mendirikan Liga Delos. Dalam perkumpulan ini, sebagian besar anggotanya, yang merupakan kota-kota di pulau-pulau Aigea, harus mengumpulkan uang atau kapal perang. Pada awalnya, ini merupakan cara Athena untuk menyerang kekaisaran Persia, namun strategi mereka berubah. Harta hasil sumbangan anggota-anggota Liga Delos awalnya disimpan di pulau Delos. namun setelah Perikles, jenderal dan pemimpin Athena, berkuasa, dia memindahkan semua harta itu ke kota Athena. Dengan semua kekayaan itu, Athena menjadi kekuatan maritim terbesar di Yunani. Setelah itu, Athena membubarkan Liga Delos dan mendirikan Kekaisaran Athena. Dengan kekayaan itu pula, kota Athena menjadi semakin berkembang pada pertengahan abad kelima SM. Arsitektur dan seni mencapai level yang lebih tinggi ketika Perikles membangun kuil Parthenon di Akropolis untuk memuja dewi penjaga mereka, dewi Athena. Selain sebagai pusat kekayaan dan kekuatan, Athena juga menjadi pusat ilmu pengetahuan. Berbagai bidang keilmuan berkembang pesat, misalnya pengobatan, ilmu pasti, filsafat, dan sastra. Muncul banyak cendekiawan di Athena Fidias dalam bidang seni, Iktinos dan Kallikrates dalam bidang arsitektur, Sofokles dan Euripides adalah penulis drama tragedi yang sangat terkenal, sedangkan Aristofanes menulis drama komedi. Dalam filsafat, Sofokles mengajari orang-orang melalui pertanyaan-pertanyaan yang membuat mereka berpikir. Karena merasa sangat kuat, Athena pun menjadi arogan. Athena menyerang kota Korinthos dan Thebes, yang merupakan sekutu Sparta. Akibatnya Sparta pun terlibat dalam konflik ini dan terjadilah perang Athena-Sparta, yang disebut Perang Perloponnesos 431-404 SM. Athena memperoleh beberapa kemenangan kecil, namun Athena kehilangan banyak orang penting, termasuk Perikles, yang mati oleh wabah ketika kota Athena dikepung. Patung hoplite Sparta. Athena mulai lemah, terutama setelah mereka kalah dalam pertempuran di Trakia 423 SM, dan dalam pengepungan Sirakos 414-413 BC. Athena kehilangan sebagian besar armada lautnya pada pertempuran di Notion 406 SM dan Aigospotami 405 SM, pada saat itu Sparta dipimpin oleh jenderal Lisandros. Biasanya Sparta lemah dalam hal pertempuran laut, tapi kali ini Sparta dibantu oleh Kekaisaran Persia. Athena akhirnya dikepung dan terpaksa menyerah pada 404 SM. Pada abad keempat SM, Sparta menjadi kekuasaan terkuat di Yunani setelah Athena menyerah. Pada awalnya, Sparta berniat menginvasi Kekaisaran Persia. Tetapi, Sparta kemudian mencoba memasukkan orang-orang Sparta ke dalam tampuk kekuasaan di kota-kota sekutunya, Korinthos dan Thebes. Akibatnya, Sparta melakukan kesalahan yang dulu dilakukan Athena. Sparta pun akhirnya dikalahkan oleh Thebes pada pertempuran dI Liuktra 371 SM dan Mantinia 362 SM, melalui kepemimpinan jenderal Epaminondas, meskipun dia meninggal pada pertempuran Mantinia. Tanpa Epaminondas, supremasi Thebes hanya berlangsung sebentar. Sementara itu, dengan mengadapatsi taktik Epaminondas, Filippos II dari Makedonia berhasil menaklukan Yunani. Filippos menguasai Yunani setelah menang dalam serangkaian pertempuran melawan daerah-daerah di sekitarnya kota-kota Trakia dan Thessali, kemudian Filippos mengalahkan daerah Yunani yang lainnya, yang berujung pada Pertempuran Khaironia 338 SM. Abad keempat SM ditandai dengan munculnya Plato dan Aristoteles, namun hanya sedikit tulisan mengenai mitologi yang dibuat pada masa ini. l • b • s Yunani KunoSejarahZaman Batu Lama • Pertengahan • BaruZaman Perunggu Awal • Pertengahan Minos • AkhirZaman Besi Zaman Kegelapan • Zaman Arkaik Zaman KlasikPerang Yunani-Persia Ionia • Eretria • Marahon • Thermopylae • Salamis • PlataiaPerang Peloponnesos Perang Arkhidamos • Ekspedisi Sisilia • Akhir Perang AlkibiadesZaman Hellenistik Alexander AgungKekuasaan Romawi Romawi • BizantiumSastraTokoh Epos Homeros • Puisi Hesiodos • Homeros • Arkhilokhos • Sappho • Drama Aiskhylos • Sophokles • Euripides • Aristophanes • Menandros • Sejarah Herodotos • Thukydides • Xenophon • Polybios • Filsafat Plato • Aristoteles • Pidato DemosthenesKaryaKisah Damon dan PythiasEpos Iliad • OdysseiaLakon Agamemnon • Antigone • Bakhhai • Eumenides • Faidra • Oidipus • Oidipus di Kolonos • Pembawa PersembahanFilsafatTokoh Sokrates • Plato • AristotelesKonsep Agon • Nomos dan Physis • AreteMazhab Skeptisisme • Epikureanisme • StoikismeSeniArsitekturSejarah Zaman Batu • Zaman Perunggu Awal • Zaman Perunggu Akhir • Arkaik • Klasik • HellenistikGaya dan Aspek Flutasi • Pedimen • Triglif dan Metope • Doria • Ionia • Korinthos • TetrastoonBangunan penting Parthenon • TeaterPatung Zaman Batu • Zaman Perunggu • Zaman Kegelapan • Arkaik • Severe • Klasik • Hellenistik}Lukisan Zaman Perunggu • Zaman KlasikTembikar Zaman Batu • Zaman Perunggu Awal • Zaman Perunggu Akhir • Sub-Mykenai • Geometris • Figur Hitam Exekias • Figur Merah Pelukis BerlinSeni lainnya MusikAgamaDewa Aphrodite • Apollo • Ares • Artemis • Athena • Demeter • Dionysos • Erinyes • Gaia • Hades • Hephaistos • Hera • Hermes • Hestia • Musai • Persephone • Poseidon • Preometheus • ZeusAspek Delphi • Dunia Bawah • Eleusis • Kultus Misteri • Kurban • OrakelMitos Akhilles • Aktaion • Aias • Amazon • Antaios • Arakhne • Areion • Atalanta • Busiris • Daidalos dan Ikaros • Europe • Faithon • Geryon • Helene dari Troya • Herakes • Hydra • Iphigeneia • Kandang Kuda Augeas • Kassandra • Keputusan Paris • Kuda Troya • Kleobis dan Biton • Medusa • Menelaos • Minotaur • Niobe • Pandora • Pelops • Penthesileia • Perseus dan Medusa • Singa Nemea • Sphinx • Taman Hesperides • Tantalos • Theseus dan MinotaurPengetahuanMatematikaObjek AngkaTokoh Thales • Pythagoras • Anaxagoras • Aristoteles • Euklides • Aristarkhos • Arkhimedes • EratosthenesAstronomiObjek Bumi • Bulan • Matahari • ParalaksTokoh Thales • Anaxagoras • Aristarkhos • HipparkhosPelayaran Kapal Kargo • Kapal PerangLainnya Kedokteran • Saluran PembuanganEkonomiSejarah Arkaik • Klasik • HellenistikObjek Koin • Kapal KargoHiburan Permainan • Olimpiade Pembukaan • PertandinganPemerintahan Athena Pengadilan • Korinthos • SpartaMiliter Hoplites • Kapal PerangSosial Sekolah • Keluarga • Persahabatan • Perbudakan • Orang barbar * KeramahanKuliner Minyak Zaitun • AnggurLingkungan CuacaLain-lain Pakaian Lihat pula Mitologi Yunani
Artikel kali ini akan membahas mengenai Sistem Pemerintahan Sparta dan Athena. Dimana pada masa pemerintahan sparta yang dikenal memerintah secara militer dan kekerasan, sedangkan dalam masa pemerintahan athena lebih dikenal demokratis, bebas berpikir, dan berkarya. Untuk itu lebih lengkapnya simak pembahasan berikut Pemerintahan SpartaSekitar tahun 625 SM, Lycurgus, mengadakan pembaruan perundang-undangan sehingga menjadikan pemeritnahan Sparta berdisiplin militer yang ketat. Sejak itu Sparta menjadi negara diktator orang berkuasa secara turun menurun. Pelaksanaan pemerintahan dilakukan oleh suatu dewan yang terdiri dari 5 orang yang disebut Ephor. Selain itu, terdapat Eklesia atau Dewan perwakilan terdiri atas semua warga kota yang bersidang setiap bulan purnama. Dewan ini bertugas menentukan perang, menyetujui rencana udang-undang dan memilih anggota Dewan Ephor. Akan tetapi, keputusan dewan ini dapat diveto oleh Dewan Kaum Tua Gerusia yang terdiri atas 28 oran gyang berusia 60 tahun ke lahir, anak Sparta sudah diatur dan diawasi oleh negara. Setiap anak laki-laki yang sudah berumur tujuh tahun harus dilepas keluargannya dan tinggal di kamp-kamp militer untuk mengikuti latihan keprajuritan. Sejak umur 20 tahun, daya tahan mereka terhadap penderitaan dilatih dan ditingkatkan, sedangkan ilmu pengetahuan diabaikan. Mereka juga harus hidup sederhana dan tidak boleh menyimpan Pemerintahan AthenaSolon 638 SM-559 SM merupakan pemimpin yang berjasa menjadikan Athena menjadi polis yang bersifat oligarki demokratis pemerintahan yang dipegang oleh bangsawan. Pada tahun 600 SM, Solon mengeluarkan peraturan yang memungkinkan rakyat dapat menjadi anggota dewan perwakilan. Solon juga membagi-bagikan tanah untuk kaum sistem pemerintahan demokratis ini, kekuasaan tertinggi di Athena ada di tangan dewan perwakilan. Dalam kenyataanya, dewan ini sangat dipengaruhi oleh para orator, yaitu wakil-wakil yang pandai bicara. Pemerintahan tertinggi ada di tangan sembilan orang archon yang tiap tahun bergantian dan ditentukan secara tumbuh menjadi pusat perdagangan, karena letaknya yang strategis di Semenanjung Attica dan pelabuhanny bernama Piraeus. Athena juga menjadi pusat kebudayaan, karena ilmu pengetahuan mendapat tempat utama. Athena melahirkan filsuf-filsuf besar, seperti Sokrates, Plato, dan khususnya Athena, mencapai kejayaanya pada masa Pericles yang memerintah mulai tahun 460 SM. Hampir seluruh Yunani menjadi wilayah kekuasaanya. Perdagangan maju dengna pesat meliputi gandum, anggur, kayu, minyak zaitum, emas, perak, dll. Semuanya menjadi ekspor negara. Kemajuan lain yaitu membagnun kuil Parthenon di bukit Acropolis seperti gambar diatas, hak pilih diperluas, dan Boule yaitu badan yang mirip parlemen harus bersidang empat kali dalam sebulan.
The Siege of Sparta Foto Wikimedia CommonsKeadaan geografis di wilayah Yunani memungkinkan manusia yang tinggal di sana mengembangkan peradaban mereka secara terpisah-pisah dalam kelompok-kelompok masyarakat kecil. Hal itulah yang kemudian melahirkan sebuah konsep negara kota, yang disebut dengan Polis. Dalam perkembangannya, di Yunani telah berdiri beberapa negara kota yang berbeda-beda, sesuai dengan perkembangan kebudayaannya masing-masing. Salah satu negara kota yang cukup terkenal dalam sejarah Yunani adalah polis Sparta terbentuk saat wilayah Peloponesos mendapat serangan invasi dari bangsa Doria yang berasal dari wilayah utara Yunani. Ketika itu bangsa Doria dikenal sebagai bangsa yang tangguh dalam berperang. Wilayah Laconia adalah wilayah pertama di Peloponesos yang mendapat serangan dari bangsa Doria. Proses penaklukan Laconia itulah yang kemudian melahirkan negara kota Sparta, yang awalnya adalah ibukota dari periode tahun 736 SM sampai 716 SM, terjadi sebuah perang yang dikenal dengan Perang Messenia I. Sparta telah tumbuh menjadi sebuah bangsa dengan kekuatan militer besar dan berambisi memperoleh kekuasaan di seluruh wilayah Messenia. Bangsa Sparta berhasil menguasai wilayah Messenia pada serangannya yang pertama itu dan menjadikan rakyat Messenia sebagai buruh tani yang bekerja secara paksa di tanah-tanah miliki 650 SM sampai 630 SM, terjadi sebuah pemeberontakan yang dilakukan oleh bangsa Messenia, yang ingin membebaskan diri dari kekuasaan Sparta. Peristiwa pemeberontakan ini kemudian dikenal dalam sejarah sebagai Perang Messenia II. Namun pemberontakan yang dilakukan tidaklah mampu menghancurkan kekuatan militer bangsa Sparta yang sangat kuat. Akhirnya bangsa Messenia kembali berada di bawah kekuasaan Sparta, yang kali ini melakukan tindakan yang lebih keras dibandingkan sebelumnya. Kekuatan militer Sparta menjadi satu-satunya landasan pemerintahan mereka, yang diketahui dapat mempertahankan kestabilan negara dari gangguan internal maupun eksternal dalam waktu yang sangat kisah-kisah yang dibuat oleh Heredotus dan Thucydides, bangsa Sparta awalnya dihadapkan pada kekosongan hukum dan konflik sosial di internal negara mereka. Hal itulah yang mendasari terbentuknya reformasi politik dan sosial dari Lykourgos untuk seluruh wilayah Sparta. Reformasi yang dilakukannya itu berhasil membentuk kembali Sparta dengan kekuatan yang baru, yaitu berbasis militer. Salah satu poin reformasi militer yang dikeluarkan adalah adanya wajib militer bagi semua laki-laki yang berusia 7-60 tahun. Bahkan mereka yang berasal dari kalangan militer, telah didik sejak kecil agar menjadi prajurit yang Alvarendra, H. Kenzou. 2017. Buku Babon Sejarah Dunia. Yogyakarta Brilliant Book.
sistem pemerintahan militerisme pada polis sparta diajarkan oleh